PENGARUH BAHASA SLANG TERHADAP POLA KOMUNIKASI DI MEDIA SOSIAL
Main Article Content
Abstract
Slang is one of the linguistic phenomena that is growing rapidly in the digital era, especially on social media. This research is motivated by the increasing use of slang by social media users from various circles, which is thought to influence their communication patterns. The purpose of this study is to analyze the influence of slang on communication patterns on social media, both in terms of the effectiveness of message delivery, the level of familiarity between users, and the potential for misunderstanding in communication. The research method used was collected through questionnaires distributed to respondents and with a phenomenological approach. The results of the study indicate that slang has a significant impact on communication patterns on social media. Slang can create emotional closeness between users, especially in certain communities, but also has the potential to cause misunderstandings if used outside the context of that community. In addition, excessive use of slang can affect the structure and rules of formal language, especially in the younger generation.
Bahasa Slang merupakan salah satu fenomena linguistik yang berkembang pesat di era digital, khususnya di media sosial. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya penggunaan Bahasa Slang oleh pengguna media sosial dari berbagai kalangan, yang diduga memengaruhi pola komunikasi mereka. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh Bahasa Slang terhadap pola komunikasi di media sosial, baik dari segi efektivitas penyampaian pesan, tingkat keakraban antar pengguna, maupun potensi kesalahpahaman dalam komunikasi. Metode penelitian yang digunakan dikumpulkan melalui kuesioner yang disebar kepada responden dan dengan pendekatan fenomenologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bahasa Slang memiliki dampak signifikan terhadap pola komunikasi di media sosial. Bahasa Slang mampu menciptakan kedekatan emosional di antara pengguna, terutama dalam komunitas tertentu, namun juga berpotensi menimbulkan kesalahpahaman jika digunakan di luar konteks komunitas tersebut. Selain itu, penggunaan Bahasa Slang secara berlebihan dapat memengaruhi struktur dan kaidah bahasa formal, terutama pada generasi muda.
Downloads
Article Details
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Azizah, A. R. (2019). Penggunaan Bahasa Indonesia dan Bahasa Gaul di Kalangan Remaja. Jurnal Skripta, 3.
Bachman. (1990). Keragaman Bahasa Dalam Pembelajaran. Bandung, FBS UPI.
Basir, U. (2002). Sosiolinguistik; Pengantar Kajian Tindak Berbahasa. Surabaya.
Budiman, N. D. (2024). Dasar-dasar Dialektologi: Pemahaman Variasi Bahasa dalam Suatu Sosial Masyarakat.
Putri, N. W. (2021). Fenomena keberagaman Bahasa di Kota Bandar Lampung. Surakarta.
Reza Ertika, D. E. (2019). Ragam Bahasa Gaul Kalangan Remaja di Kota Bengkulu. Jurnal Ilmiah Korpus, 3.
Sari, B. P. (2015). Dampak Penggunaan Bahasa Gaul Di Kalangan Remaja. Prosiding Seminar Nasional Bulan Bahasa UNIB, 2015, 2-5.