TINGKILAN SEBAGAI MUSIK IRINGAN TARI JEPEN: TINJAUAN PUSTAKA

Main Article Content

Mar’ie Muhammad

Abstract

Hilangnya penggunaan tingkilan sebagai musik iringan dalam Tari Jepen dapat berdampak pada apresiasi dan pemahaman masyarakat terhadap seni budaya tradisional Kalimantan Timur, dan upaya revitalisasi dan pelestarian musik ini perlu dilakukan melalui pendidikan, kolaborasi, dan pengembangan komunitas yang peduli terhadap seni budaya tradisional. Kajian penelitian ini memakai metode studi pustaka digunakan sebagai pendekatan untuk mengumpulkan, menganalisis, dan menginterpretasi literatur. Melalui studi pustaka, peneliti dapat memperoleh landasan teoritis yang kuat dan pemahaman yang lebih mendalam tentang topik yang sedang diteliti. Temuan dari penelitian ini ialah peran tingkilan sebagai musik iringan dalam Tari Jepen sangat penting dalam menciptakan harmoni antara gerakan tari dan musik. Tingkilan memberikan ritme dan melodi yang memperkuat ekspresi seni dalam pertunjukan Tari Jepen, serta memperkaya pengalaman pertunjukan bagi penonton. Namun, hilangnya penggunaan tingkilan dapat berdampak pada apresiasi dan pemahaman masyarakat terhadap seni budaya tradisional Kalimantan Timur. Kurangnya pemahaman dan apresiasi terhadap seni budaya tradisional, serta penurunan minat dan keterlibatan masyarakat dalam melestarikan seni budaya, menjadi tantangan yang perlu diatasi. Melalui upaya revitalisasi dan pelestarian, penggunaan tingkilan dalam Tari Jepen dapat dipertahankan untuk memperkuat identitas budaya dan menjaga warisan budaya yang berharga.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles
Author Biography

Mar’ie Muhammad, Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Program Studi Penciptaan Seni, Pascasarjana Institut Seni Indonesia Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia