MENGUNGKAP PESONA PULAU BELIMBING: HARMONI ALAM DAN MELAYU

Main Article Content

Alvi Aulia Azzahra
Aulia Hasanah Ceria
Wulandari Wulandari
Khairani Zulyanti
Ruswita Hasanah Tambuna
Vivin Diah Triasih
Yolanda Sari
Elmustian Elmustian

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis nilai budaya dan sejarah rumah lontiok di Pulau Belimbing, Kampar, Riau. Rumah lontiok sebagai warisan budaya tak benda memiliki keunikan arsitektur dan nilai filosofis yang mendalam bagi masyarakat setempat. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini mengungkap makna simbolis dari setiap elemen bangunan, serta hubungannya dengan kehidupan sosial dan kosmologi masyarakat Kampar. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap upaya pelestarian rumah lontiok sebagai bagian dari identitas budaya bangsa.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles
Author Biographies

Alvi Aulia Azzahra, Universitas Riau

Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, Universitas Riau

Aulia Hasanah Ceria, Universitas Riau

Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, Universitas Riau

Wulandari Wulandari, Universitas Riau

Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, Universitas Riau

Khairani Zulyanti, Universitas Riau

Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, Universitas Riau

Ruswita Hasanah Tambuna, Universitas Riau

Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, Universitas Riau

Vivin Diah Triasih, Universitas Riau

Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, Universitas Riau

Yolanda Sari, Universitas Riau

Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, Universitas Riau

Elmustian Elmustian, Universitas Riau

Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, Universitas Riau

References

Syarkawi (Pak Kecik). Pewawancara: Ruswita Hasanah Tambunan. (2024). Permainan Tradisonal dan Ukiran Rumah Lontiok. Hasil Wawancara Pribadi: 23 November 2024, Desa Pulau Belimbing.

Mujtahidin, S dan Rachman, S, A. (2022). Pengaruh Permainan Tradisional Egrang Batok Terhadap Keseimbangan Anak Kelompok A Di RA Hidayatul Ihsan NW Tebaban. Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan, 1(3), halaman 1-2.

Karina, Agidia. Faizah, Hasnah. Elmustian. Syafrial. (2022). Filosofi rumah adat lontiok khas Desa Wisata Pulau Belimbing Kuok Kabupaten Kampar Provinsi Riau. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 4(6), halaman 6-10.

Sari, Permata, Siska dan Okwita, Afrinel. (2019). Eksistensi Permainan Trdisional Egrang Pada Masyarakat Monggak Kecamatan Galang Kota Batam. Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah, 4(1), halaman 25-26.

Nurmiyanti. Faizah, Hasnah. Elmustian. Syafrial. (2022). Tradisi Makan Badulang Sebagai Sarana Interaksi Sosial Masyarakat Pulau Belimbing Kabupaten Kampar Provinsi Riau. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 4(6), halaman 4-5.

Geertz, C. (1963). Peddlers and Princes: Social Change and Economic Modernization in Two Indonesian Towns.

Nas, P. J. M. (2003). The Indonesian Town Revisited.

Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches.

Koentjaraningrat. (1984). Kebudayaan, Mentalitas, dan Pembangunan. Yayasan Obor Indonesia.