ANALISIS KEEFEKTIFAN PENGGUNAAN BAHASA MEDIS DALAM PODCAST X-UNDERCOVER DI PLATFORM YOUTUBE DAN TIKTOK
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keefektifan penggunaan bahasa medis dalam podcast “X-Undercover” di YouTube dan TikTok. Dalam penelitian ini menganalisis sejauh mana penonton Podcast X-Undercover memahami informasi medis yang diberikan dan keefektifaan penggunaan Bahasa medis dalam podcast ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan metode simak catat. Fokus penelitian ini adalah penggunaan bahasa medis dalam podcast X-Undercover yang berjudul “Episode 60 | Dokter Sudah di Sumpah!”. Subjek dalam penelitian ini adalah pengguna akun di YouTube dan TikTok yang menjadi netizen atau audiens podcast tersebut yang berkomentar pada kolom komentar akun X-Undercover dan Pak Franky selaku pembawa acara podcast tersebut. Hasil penelitian menunjukan penggunaan bahasa medis dalam Podcast X-Undercover cenderung efektif dalam menyampaikan informasi kesehatan kepada masyarakat umum. Sebagaian besar audiens memberikan tanggapan positif terkait penjelasan yang diberikan. Penelitian ini menunjukan penggunaan bahasa medis yang disederhanakan dalam format podcast dapat meningkatkan pemahaman masyrakat umum mengenai isu kesehatan.
Downloads
Article Details
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Abdullah, Sukmawati., dkk. (2024). Komunikasi
Sosial dan Lintas Budaya.Yayasan Tri Edukasi Ilmiah Redaksi: Sumatera Barat. https://books.google.co.id/books?id
Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia
(APJII). (2020). Laporan Survei Pengguna Internet Indonesia 2019-2020. [Online].
Berelson, B. (1952). Content Analysis in.
Communication Research. New York: Free Press.
Dewi, Riskha Dora Candra., dkk. (2024).
Pemahaman Komunikasi: Mengartikan Pesan dengan Tepat. Padang: Get Press Indonesia. https://sipora.polije.ac.id/34687/1/PEMAHAMAN%20KOMUNIKASI%20Mengartikan%20Pesan%20Dengan%20Tepat.pdf
Farhan, M. (2022). Penggunaan Podcast Sebagai
Media Pembelajaran Sastra Indonesia. Estetika, 3(2), 64—71. https://doi.org/10.36379/estetika.v3i2
Fourie, P. (2007). The Uses and Gratifications
Theory. In: Media Studies: Media History, Media and Society. Cape Town: Juta. https://www.google.co.id/books/
Health Communication Journal. (2024). The
Impact of Short Videos on Health Literacy Among Youths. [Online].
Joegijantoro, Rudy. (2023). Teknik Anamnesis
yang Efektif dalam Praktek Kedokteran. Malang: WGH Press.
Khusniyah, N. L. (2021). Analisis Wacana.
Mataram: Sanabil.
Kirk, S. A., & Miller, M. L. (1986). Reliability
and Validity in Qualitative Research. Beverly Hills: Sage Publications.
Kracauer, S. (1993). The Challenge of
Qualitative Content Analysis. In: Theoretical Perspectives on Mass Communication. New York: Routledge.
Kurniati, Selly Septia., Valdiani, Dini., &
Rusfien, Ismail Taufik. (2022). Analisis Personal Branding Fadil Jaidi di Media Sosial (Studi Kasus Konten Instagram, Tik Tok dan Youtube). Jurnal Penelitian Sosial, Vol 6 (2).
Nursanjaya. (2021). Memahami Prosedur
Penelitian Kualitatif: Panduan Praktis untuk Memudahkan Mahasiswa. NEGOTIUM, 4(1), 126—141.
Rahma, Alpatul., dkk. (2023). Dampak
Penggunaan Media Sosial TikTok terhadap Perubahan Perilaku Sosial Mahasiswa. Cenderawasih Journal of Counseling and Education, 2(2), 58—67.
Suryasuciramdhan, A., dkk. (2024). Analisis Isi
Mengenai Kesehatan Jiwa dalam Podcast Raditya Dika di Media Sosial Youtube. Student Student Scientific Creativity Journal, 2(4), 30—36. https://doi.org/10.55606/sscj-amik.v2i4.3328