ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA DALAM PEMBERITAAN METRO SIANG PADA SEGMEN CERITA OLIMPIADE INDONESIA DI METRO TV
Main Article Content
Abstract
Bahasa memiliki peran penting dalam penyajian sumber informasi dan ilmu pengetahuan. Berita merupakan sarana informasi tentang sesuatu yang sedang terjadi. Kesalahan berbahasa dapat memengaruhi masyarakat memahami informasi. Tujuan penelitian ini untuk memberikan pemahaman mengenai beberapa kesalahan berbahasa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode deskripsi dengan pendekatan kualitatif. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah observasi. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan Analisis Wacana Kritis (AWK) sebagai pendekatan teoritisnya. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pada pemberitaan oleh Metro Siang terkait cerita Olimpiade Indonesia ditemukan berbagai kesalahan berbahasa. Pertama, adanya ketidakkonsistenan terhadap penggunaan huruf kapital pada kalimat tertentu, kedua, terdapat kesalahan penulisan istilah asing, dan ketiga, adanya kesalahan pemilihan kata atau diksi serta analisis makna leksikal. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ketidaktepatan pemilihan kata berpotensi menimbulkan kesalahpahaman karena kurang sesuai dengan konteks dan nilai-nilai yang ingin disampaikan.
Downloads
Article Details
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Aini, N. (2019). Bahasa Indonesia Sebagai Alat Media Komunikasi Sehari-Hari. Universitas Mitra Indonesia, 3.
Aji, A. B., Istikhomah, E., Al Majid, M. Z. Y., & Ulya, C. (2021). Analisis kesalahan berbahasa tataran semantik pada berita daring laman sindonews.com. Jurnal Genre (Bahasa, Sastra, Dan Pembelajarannya), 2(2), 65–70 https://doi.org/10.26555/jg.v2i2.3290
Andiyanti, O., et al. (2022). Analisis Kesalahan Berbahasa pada Berita Daring Radar Mandalika. JURNAL LISDAYA, 18(1), 49 – 61.
Lestari, L. et al. (2023). Kesalahan Berbahasa pada Media Iklan Makanan di Instagram (Kajian Fonologi dan Morfologi). Jurnal Bahasa, Sastra, Budaya, dan Pengajarannya (Protasis), 2(2), 55 – 66.
Manaf, N.A. (2010). SEMANTIK BAHASA INDONESIA. Padang. UNP Press Padang.
Maulidiah, R. H., Nisa, K., & Nasution, W. N. A. (2017). Problematika Menganalisis Wacana secara Tekstual dan Kontekstual Mahasiswa Fkip Una. Jurnal Bindo Sastra, 1(2), 95- 102.
Meldiana, dkk. (2021). Analisis Penggunaan Diksi pada Artikel Berita Online Radar Karawang sebagai Bahan Ajar. Jurnal Pendidikan Tambusai. 5(3), 9918 – 9927.
Muhammad Maulana Yusuf, & Muhammad Farhan. (2022). Analisis Kesalahan Berbahasa dalam Berita Online “Makna Di Balik Keris Tidak Melulu Soal Hal Mistis” Kompas.com. Populer: Jurnal Penelitian Mahasiswa, 1(4), 115–122. https://doi.org/10.58192/populer.v1i4.289
Nurhamidah, R. N. (2018). Makna Leksikal Dan Gramatikal Pada Judul Berita Surat Kabar Pos Kota Kajian Semantik. Jurnal Sasindo Unpam, 6, 39–54.
Paramitha, G., & Karim, A. (2022). Analisis Framing Berita Penembakan Jurnalis AS di Ukraina pada CNN Indonesia.com dan Sindonesws.com. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 8(5), 376-383.
Prasetyo, H., & Zebua, D. (2021). Teknik Produksi Berita Dalam Media Online Era.Id Fitur Lifestyle. Jurnal Ilmiah Komunikasi (JIKOM) STIKOM IMA, 13(01), 25.
Rahayuningsih, S., Hudiyono, Y., Suhatmady, B., Mulawarman, U., Mulawarman, U., & Hukum, K. (2023). Ideologi dalam pemberitaan kasus hukum kopi bersianida di kompas tv dan metro tv. 6(2), 458–46.
Ramadanti, H. et al. (2023). Analisis Giveaway pada Instagram. Seminar Nasional Desain dan Media, 521 – 529.
Sumadiria, AS Haris. (2005). Jurnalistik Indonesia: Menulis Berita dan Feature. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Suriasumantri, S. Jujun. (2001). Filsafat Ilmu.Jakarta: Rineka Cipta.