PENYULUHAN ASI EKSKLUSIF DAN TEKNIK MENYUSUI

Main Article Content

Zuhra Safitri
Shahrul Rahman

Abstract

Negara Indonesia menempati peringkat pertama angka kematian bayi (AKB) terbanyak di Asia Tenggara. Untuk menekan kejadian AKB ini, World Health Organization (WHO) dan United Nations International Children's Emergency Fund (UNICEF) menganjurkan kepada ibu agar memberi ASI eksklusif serta teknik menyusui yang tepat. Sekitar 800.000 kematian bayi dapat cegah dengan pemberian ASI eksklusif. Di Provinsi Sumatra Utara hanya 41,3% atau sekitar 28.459 bayi yang mendapat ASI eksklusif. ASI eksklusif merupakan nutrisi yang diberi kepada bayi sejak lahir hingga berumur 6 bulan tanpa memberi makanan lain dan dilanjutkan sampai berumur 2 tahun. ASI terbagi menjadi 3 jenis, yaitu kolostrum, ASI masa peralihan, dan ASI mature. Tetapi, kebanyakan ibu tidak memberi ASI eksklusif kepada bayinya karena mengeluh ASI tidak keluar sehingga memutuskan untuk memberi susu formula. Maka dari itu, pentingnya dilakukan penyuluhan mengenai ASI eksklusif dan teknik menyusui yang tepat. Metode kegiatan penyuluhan ialah dengan menggunakan media powerpoint (ppt). Kegiatan penyuluhan bertujuan untuk memberi pengetahuan mengenai manfaat dan keunggulan ASI eksklusif serta teknik menyusui yang benar. Penyuluhan ditujukan kepada ibu juga calon ibu yang ada di tempat. Penyuluhan diselenggarakan pada tanggal 26 Agustus 2023 di rumah peserta, Kelurahan Hamdan, Kecamatan Medan Maimun dan dihadiri oleh 15 peserta.

Article Details

How to Cite
Zuhra Safitri, & Shahrul Rahman. (2023). PENYULUHAN ASI EKSKLUSIF DAN TEKNIK MENYUSUI. Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa), 1(4), 1–10. https://doi.org/10.8765/kpa.v1i4.223
Section
Articles