GENDER STEREOTYPES IN THE BARBIE (2023) MAIN CHARACTERS: A LIVE ACTION MOVIE BY GRETA GERWIG
Main Article Content
Abstract
Stereotip gender diperluas dan dimanifestasikan dalam berbagai cara dalam kehidupan sehari-hari. Menelaah stereotip gender yang digambarkan dalam film sangatlah penting karena pengaruhnya yang besar terhadap penonton, karena film dapat membentuk perspektif dan sikap penonton terhadap peran gender, sehingga menjadi aspek penting dalam analisis. Tujuan dari skripsi ini adalah untuk mengetahui unsur-unsur stereotip gender, sifat-sifat femininitas dan maskulinitas, dan dampak stereotip gender dalam film Barbie (2023) Live Action Movie oleh Greta Gerwig. Peneliti menggunakan teori Linda Brannon (2017), Brannon memberikan penjelasan yang jelas mengenai streotipe gender. Dalam skripsi ini, peneliti menggunakan metode kualitatif. Peneliti menemukan unsur- unsur stereotip gender pada femininitas yaitu, submissiveness dan purity. Kemudian, unsur-unsur yang ditemukan pada maskulinitas yaitu, the sturdy oak, give 'em hell, dan the big wheel. Ciri-ciri stereotip gender yang ditemukan pada feminitas yaitu, submissive. Kemudian, ciri-ciri yang ditemukan pada maskulinitas adalah big wheel, give 'em hell, dan the sturdy oak. Dampak stereotip gender yang ditemukan adalah diskriminasi dan prasangka. Film ini menggambarkan bagaimana karakter Barbie mampu melawan stereotip gender dan mendukung kesetaraan gender di Masyarakat.
Kata Kunci : Stereotip gender, Femininitas, Maskulinitas.
Downloads
Article Details
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Anum Shabbir, Muhammad Arfan Lodhi, & Quratulain Arshad. (2023). A Critique Upon Animated Movie Beauty and the Beast With Perspectives to Gender Discrimination. US-China Education Review A, 13(5), 256–262. https://doi.org/10.17265/2161-623x/2023.05.007
Brannon, L. (2017). Gender: Psychology perspectives.
Chen, Y., Huang, X., & Zou, Y. (2022). The Effectiveness of Female Roles in the Disney Films. Proceedings of the 2021 International Conference on Public Art and Human Development ( ICPAHD 2021), 638(Icpahd 2021), 1022–1030. https://doi.org/10.2991/assehr.k.220110.193
Creswell, J., & Creswell, D. (2018). A Mixed-Method Approach. In Writing Center Talk over Time. https://doi.org/10.4324/9780429469237-3
Gong, Z., & Tian, Y. (2021). A Feminist Analysis of the Live-action Disney Film Mulan. Frontiers in Art Research, 3(3), 65–74. https://doi.org/10.25236/far.2021.030314
Gürkan, H., & Serttaş, A. (2022). Print) European Journal of Multidisciplinary Studies. European Journal of Multidisciplinary Studies, 7(1), 128–137.
Harinanda, S. A., & Junaidi, A. (2021). Representasi Feminisme Pada Film Disney Live-Action Mulan. Koneksi, 5(2), 269. https://doi.org/10.24912/kn.v5i2.10299
Ji, J. (2021). Analysis of Gender Stereotypes in Disney Female Characters. Social Science, Education and Humanities , 594(Iclahd), 451–454.
Pramaisela Lubis, A. (2024). Exploring masculinities in Barbie (2023) directed by Greta Gerwig. Lililacs Journal : English Literature, Language, and Cultural Studies Journal, 4(1), 26–39. https://doi.org/10.21009/lililacs.041.04
Wardaniningsih, A. D., & Kasih, E. N. E. W. (2022). Delineation of Women Identity in the Disney Animated Film Ecanto (2019). Lire Journal (Journal of Linguistics and Literature), 6(2), 209–229. https://doi.org/10.33019/lire.v6i2.160