ANALISIS PENGGUNAAN DIKSI DALAM KONTEKS UJARAN KEBENCIAN PADA KOMENTAR DI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM PADA AKUN @ARIE_RIEYANTHIE

Main Article Content

Andes Pernando N
Roma Kyo Kae Saniro
Cahya Kamila Aulia F.
Salwa Yumna Faridah
Shelfi Diani Yustian
Mutiara Azzahra
Firma Lara Oktavia
Fadilla Novyta Sary

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan diksi dalam konteks ujaran kebencian yang terdapat pada komentar di postingan Instagram dari akun @arie_rieyanthie yang mengungkapkan perselingkuhan yang dilakukan oleh suaminya, Bimo Aryo. Hal ini memicu reaksi netizen melalui kolom komentar berupa hujatan, cemoohan, kritikan maupun ejekan yang seringkali menggunakan kata-kata yang kasar dan merendahkan. Dalam perspektif agama menghina atau merendahkan orang lain sangat bertentangan dengan ajaran agama islam.  Metode penelitian ini bersifat kualitatif dengan analisis mendalam terhadap kata-kata yang digunakan ketika berkomentar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reaksi netizen terhadap isu-isu perselingkuhan atau permasalahan serupa seringkali memancing emosi yang berlebihan, di mana tanpa sadar memberikan komentar dengan bahasa yang kasar dan merendahkan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi wadah untuk meningkatkan kesadaran para pengguna media sosial tentang pentingnya  penggunaan diksi yang tepat dan sopan.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles

References

Afriyandi, R. (2021). Analisis Ujaran Kebencian dalam Bermedia Sosial: Kajian atas Semangat Perdamaian dalam Al-Quran. Journal of Islamic Civilization, 3(1), 24–33. https://doi.org/10.33086/jic.v3i1.1893

Handono, P. Y. (2019). Gaya Bahasa Komentar Dalam Akun Instagram “Mimi Peri Rapunchelle.” Linguista: Jurnal Ilmiah Bahasa, Sastra, Dan Pembelajarannya, 2(2), 97. https://doi.org/10.25273/linguista.v2i2.3697

Heriadi, M., & Hidayat, T. (2023). Analisis Diksi Dan Gaya Bahasa Dalam Poster Dakwah Pada Akun Instagram @Bantu_Dakwah. Al-Ittishol: Jurnal Komunikasi Dan Penyiaran Islam, 4(1), 1.

Jamilah, F., & Wahyuni, P. (2020). Ujaran Kebencian dalam Kolom Komentar YouTube pada Tahun Politik Pemilihan Presiden 2019. Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, Dan Asing, 3(2), 325–341. https://doi.org/10.31540/silamparibisa.v3i2.1109

Keraf, G. (2009). Diksi dan Gaya Bahasa. Gramedia Pustaka Utama.

Ningrum, D. J., Suryadi, S., & Chandra Wardhana, D. E. (2019). Kajian Ujaran Kebencian Di Media Sosial. Jurnal Ilmiah KORPUS, 2(3), 241–252. https://doi.org/10.33369/jik.v2i3.6779

Putri, R. A., Ramadhanti, D., Satini, R., & Tabu, K. (2024). AKUN X ( TWITTER ) TANYAKANRL : KAJIAN SOSIOLINGUISTIK. 7, 13051–13056.

Sarie, D. A. F., Suhartono, & Mintowati. (2021). Ujaran Kebencian Di Media Sosial (Kajian Pragmasemantik). Jurnal Education and Development, 9(1), 247–251.

Sepima, A., Siregar, G. T. P., & Siregar, S. A. (2020). Penegakan Hukum Ujaran Kebencian Di Republik Indonesia. Jurnal Retentum, 2(2). https://doi.org/10.46930/retentum.v2i2.908

Untari, D., & Fajariana, D. E. (2018). Strategi Pemasaran Melalui Media Sosial Instagram (Studi Deskriptif Pada Akun @Subur_Batik). Widya Cipta, 2(2), 271–278. http://ejournal.bsi.ac.id/ejurnal/index.php/widyacipta

We Are Social and Meltwater. (2024). Digital 2024. We Are Social and Meltwater. https://wearesocial.com/id/blog/2024/01/digital-2024/