EFEKTIVITAS PENGGUNAAN BAHASA DALAM PENYULUHAN LINGKUNGAN OLEH MAHASISWA TEKNIK LINGKUNGAN
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengevaluasi seberapa efektif mahasiswa Teknik Lingkungan menggunakan bahasa dalam penyuluhan lingkungan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kuantitatif. Fokus utama penelitian ini adalah bagaimana mahasiswa dapat menyampaikan pesan edukatif tentang masalah lingkungan kepada masyarakat dengan bahasa yang mudah dipahami dan persuasif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahasa yang sederhana, inklusif, dan kontekstual memiliki kemampuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dan partisipasi dalam program lingkungan. Temuan ini tidak hanya menunjukkan betapa pentingnya keterampilan komunikasi yang efektif untuk mendukung keberhasilan penyuluhan lingkungan, tetapi juga memberikan saran tentang cara memperbaiki program pendidikan mahasiswa Teknik Lingkungan.
Downloads
Article Details
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Nurdin, "Pengaruh Metode Penyuluhan dan Tingkat Pendidikan terhadap Pengetahuan Berwawasan Lingkungan,"Jurnal Ilmu Pendidikan, pp. 201–206, 2014.
K. P. Winastya, "Lingkungan Sehat adalah Kawasan Bersih Terhindar dari Pencemaran, Ketahui Cirinya,"Merdeka.com, 2021. [Online]. Available: https://www.merdeka.com. [Accessed: Dec. 21, 2024].
M. Miterianifa and M. F. Mawarni, "Penerapan Model Pembelajaran Literasi Lingkungan dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Kesadaran Lingkungan,"Jurnal Sains dan Edukasi Sains, vol. 7, no. 1, pp. 68–73, 2024.
Disperkimta Kabupaten Buleleng, "Pengertian dan Pengelolaan Sampah Organik dan Anorganik,"Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Buleleng, 2019. [Online]. Available: https://dlh.bulelengkab.go.id/informasi/detail/artikel/pengertian-dan-pengelolaan-sampah-organik-dan-anorganik-13. [Accessed: Dec. 21, 2024].
H. S. D. Kospa, A. D. Hanani, Z. Mutaqin, and I. Imron, "Penyuluhan Pendidikan Lingkungan Hidup sebagai Upaya Peningkatan Ekoliterasi Sekolah Berbasis Creative Learning,"Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia, vol. 2, no. 2, 2020.
J. P. Mosikolah and N. A. Cahyanti, “Pengaruh Bahasa Indonesia Terhadap Kebudayaan di Indonesia.” [Online]. Available: https://pendidikan.e-jurnal.web.id
A. M. Moeliono,Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Jakarta: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2017.
E. Syahputra, S. Kamalia, B. Q. Harahap, and N. Yanti, "Penggunaan Bahasa Indonesia di Kalangan Mahasiswa (Studi Kasus Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara)," Jurnal Multidisiplin Dehasen, vol. 1, no. 3, pp. 321–326, 2022. [9] S. Irawan, "Pengaruh Penggunaan Bahasa pada Keberhasilan Penyuluhan Lingkungan," Prosiding Seminar Nasional Lingkungan, pp. 78–85, 2022.
J. Smith and R. Brown, "Cultural Adaptation in Environmental Communication," Journal of Environmental Education, vol. 45, no. 2, pp. 67–75, 2019.
C. Green, "Linguistic Factors in Community Outreach,"Environmental Communication Studies, vol. 7, pp. 120–134, 2020.Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta, 2017.
S. Irawan, "Pengaruh Penggunaan Bahasa pada Keberhasilan Penyuluhan Lingkungan," Prosiding Seminar Nasional Lingkungan, pp. 78–85, 2022.
M. Kusuma, "Analisis Dampak Penyuluhan Lingkungan terhadap Perubahan Perilaku Masyarakat,"Jurnal Teknik Lingkungan Indonesia, vol. 18, no. 1, pp. 15–22, 2020.
P. Wilson, "The Role of Language in Environmental Advocacy,"Environmental Sociology Quarterly, vol. 16, no. 4, pp. 245–257, 2021.
W. Sanjaya,Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta:, 2010.
Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta, 2017.