MENGUNGKAP PRAKTIK BRANDING AGENCY KAPITALISME DAN FEODALISME TERHADAP PENGARUH EKOSISTEM INDUSTRI KREATIF DI ERA MODERN

Main Article Content

Robi Andre Zainaldi

Abstract

Pada era modern ini, praktik branding tidak hanya menjadi alat pemasaran serta penciptaan persepsi terhadap merek atau brand terkenal, tetapi juga mencerminkan kekuatan politik, ekonomi, budaya, sistem kerja, dan ekosistem yang beroperasi di dalamnya. Dalam industri kreatif, agensi branding memiliki peran yang signifikan dalam membentuk citra merek dan mengelola persepsi konsumen. Namun, praktik-praktik ini tidak selalu netral mereka sering kali mencerminkan dinamika kapitalisme dan feodalisme dengan cara eksploitasi atau perbudakan modern yang dapat mempengaruhi ekosistem industri kreatif secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk membongkar praktik agensi branding dalam konteks kapitalisme dan feodalisme serta dampaknya terhadap ekosistem industri kreatif, dengan fokus pada studi kasus "Portal Agency". Melalui pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara dengan pemangku kepentingan utama, analisis dokumen, dan observasi partisipatif. Hasil penelitian menyoroti bagaimana praktik-praktik agensi branding dapat menguatkan hierarki sosial dan ekonomi, membatasi akses bagi para pelaku industri kreatif independen, serta memperkuat dominasi merek besar. Selain itu, praktik-praktik ini juga dapat mengabaikan nilai-nilai ekologis dan sosial dalam proses branding. Temuan ini memberikan wawasan yang penting tentang dinamika kekuasaan dalam industri kreatif dan menekankan pentingnya perubahan sistemik untuk menciptakan ekosistem yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Article Details

How to Cite
Robi Andre Zainaldi. (2024). MENGUNGKAP PRAKTIK BRANDING AGENCY KAPITALISME DAN FEODALISME TERHADAP PENGARUH EKOSISTEM INDUSTRI KREATIF DI ERA MODERN. Kohesi: Jurnal Sains Dan Teknologi, 2(9), 38–48. https://doi.org/10.3785/kohesi.v2i9.2536
Section
Articles