MENGANALISIS TANTANGAN DAN STRATEGI DALAM PERANCANGAN PEKERJAAN DI ERA DIGITAL
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis tantangan dan strategi dalam perancangan pekerjaan di era digital, khususnya dalam konteks transisi menuju Industri 4.0. Meskipun program Making Indonesia 4.0 telah mengidentifikasi langkah-langkah untuk mendorong sektor manufaktur, tantangan signifikan masih ada, terutama dalam meningkatkan daya saing industri otomotif, kimia, dan elektronik. Fokus pada peningkatan kualitas SDM penting, namun hambatan seperti biaya investasi tinggi, kompleksitas integrasi, dan kurangnya dukungan manajemen perlu diatasi. Strategi pendidikan yang menekankan STEAM dan dukungan industri asing menjadi faktor krusial. Keterampilan manusia yang tidak dapat diotomatisasi, seperti kemampuan interpersonal, pemikiran kritis, dan keahlian komputer, harus dikembangkan. Upaya pemerintah, seperti pengurangan jam kerja dan penerapan pendapatan dasar universal, menunjukkan usaha mengatasi dampak otomasi. Namun, ketidaksetaraan akses digital di Indonesia tetap menjadi tantangan yang perlu diselesaikan agar manfaat otomasi dapat dinikmati secara merata. Keselarasan antara teknologi, keterampilan manusia, dan kesejahteraan karyawan adalah kunci menciptakan lingkungan kerja berkelanjutan. Pemimpin dan organisasi perlu menghadapi tantangan ini dengan pendekatan inovatif dan adaptif, memprioritaskan kesejahteraan karyawan dan mencerminkan dinamika era digital.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.