EFEKTIVITAS PEMBERIAN HOT PACK TERHADAP DERAJAT SHIVERING PASIEN POST OPERASI SECTIO CAESAREA DENGAN ANESTESI SPINAL DI RECOVERY ROOM RS CITRA HUSADA JEMBER
Main Article Content
Abstract
Latar belakang: Shivering dapat terjadi sebagai akibat hipotermi perioperatif atau efek dari agen anestesi, atau kombinasi keduanya. Terapi panas dengan menggunakan hot pack akan mengembalikan suhu tubuh dengan cepat. Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektivitas pemberian hot pack terhadap derajat shivering pada pasien post operasi sectio caesarea. Metode: Desain penelitian adalah quasy eksperimental design dengan posttest control group design. Populasi penelitian ini adalah semua pasien shivering post operasi sectio caesarea dengan anestesi spinal. Sebesar 60 pasien sebagai sampel penelitian, dibagi dalam 2 kelompok ekperimen dan kelompok kontrol, diambil dengan teknik sensus sampling selama 1 bulan. Pemberian hot pack sebagai variable independen dan derajat shivering sebagai variabel dependen. Hot pack ini berupa kemasan sekali pakai (disposable) dan bersifat portable dengan ukuran hot pack 9.5 cm x 5 cm dengan suhu 40ºC diberikan di telapak tangan kanan dan kiri sekitar 60 menit. Dilanjutkan dengan evaluasi ulang suhu tubuh dan derajat shivering pada sampel. Pada kelompok intervensi menunjukkan bahwa mayoritas responden berada pada derajat 0 (tidak shivering) yaitu sebanyak 20 orang (67%). Sedangkan pada kelompok kontrol menunjukkan bahwa mayoritas responden berada pada shivering derajat 1(ringan) yaitu sebanyak 20 orang (67%). Analisa data dilakukan dengan menggunakan uji statistik Mann-Whitney Test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan p-value= 0,01< α=0,05. Maka terdapat perbedaan signifikan antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol setelah diberikan perlakuan. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemberian hot pack efektif terhadap penurunan derajat shivering pasien post operasi sectio caesarea di Recovery Room Rumah Sakit Citra Husada Jember
Article Details
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.