IMPLEMENTASI PENERAPAN GUIDED IMAGERY TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI RS KOESNADI BONDOWOSO

Main Article Content

Rizky Dwi Lestari
Wahyudi Widada

Abstract

ABSTRAK


Tekanan darah sistolik di atas 140 mmHg dan tekanan darah diastolic di atas 90 mmHg, yang didapatkan dari dua kali pengukuran dalam keadaan tenang, didefinisikan sebagai hipertensi (Suciana et al., 2020). Menurut WHO, tekanan darah masih normal pada 140/90 mmHg, namun dikategorikan hipertensi jika mencapai 160/95 mmHg (Adam, 2019). Guided Imaginary pada penderita hipertensi dapat menurunkan tekanan darah walaupun penurunannya berbeda-beda. Hal lain yang dapat mempengaruhi perbedaan setiap individu yang bervariasi, serta tingkat pencapaian relaksasi yang berbeda beda dan umumnya tekanan darah akan naik seiring dengan betambahnya usia (Lannasari et al., 2023). Penelitian ini menggunakan metode wawancara mendalam (in depth interview) untuk menggali informasi secara mendalam mengenai fenomena yang diteliti. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus untuk mengeksplorasi masalah asuhan keperawatan Hipertensi di Ruang Teratai Rs. dr. H. Koesnadi Bondowoso. Standar Guided Imagery yaitu untuk menurunkan rasa cemas serta memberikan relaksasi kepada orang dewasa dan anak-anak. Selain itu, teknik ini efektif dalam mengurangi nyeri, masalah tidur, dan perubahan terhadap tekanan darah. Klien hipertensi akan mengalami perubahan tekanan darah sebagai hasil dari teknik ini, yang dilakukan selama tiga puluh menit setiap latihannya. Evaluasi hasil implementasi keperawatan selama 4x24 jam yaitu, pada hari terakhir setelah melakukan teknik guided imagery, tekanan darah pasien menurun dari 155/98 mmHg menjadi tekanan darah 150/100 mmHg. Hasil evaluasi tersebut menunjukkan bahwa masalah keperawatan pada Ny.M telah diselesaikan sesuai dengan tujuan dan kriteria hasil. Saran bagi keluarga sebaiknya dapat menerapkan Guided Imagery dirumah demi mencegah tekanan darah naik.


Kata Kunci: Hipertensi, Guided Imagery


ABSRACT


Systolic blood pressure above 140 mmHg and diastolic pressure above 90 mmHg, obtained from two measurements in a calm state, are defined as  hypertension (Suciana et al., 2020). According to WHO, blood pressure is still considered normal at 140/90 mmHg, but the diagnosis of hypertension is made if it reaches 160/95 mmHg (Adam, 2019). Guided Imagery in hypertensive patients can reduce blood pressure, although the decrease varies and the level of relaxation achieved differs from individual to individual and can increase with age (Lannasari et al., 2023). This study uses an in-depth interview method to explore phenomena related to the researched cases. This research uses a phenomenological approach to explore nursing issues in the Hypertension Room of the Teratai Ward at Rs. Koesnadi Bondowoso. Standard Guided Imagery, which aims to reduce stress, provide relaxation to adults and children. In addition to reducing anxiety, sleep problems, and changes in blood pressure. Hypertensive clients will experience changes in blood pressure as a result of undergoing this technique for thirty minutes each training session. Evaluation of the 4x24 hour period shows a decrease in the patient's blood pressure by 155/98 mmHg to 150/100 mmHg. The results of the evaluation show that the application of guided imagery can be completed in accordance with the expected objectives. The recommendation for the patient's family is to apply Guided Imagery at home to prevent blood pressure from rising.


Keywords: Hypertension, Guided Imagery

Article Details

How to Cite
Lestari, R. D., & Wahyudi Widada. (2024). IMPLEMENTASI PENERAPAN GUIDED IMAGERY TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI RS KOESNADI BONDOWOSO. Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(2), 61–70. https://doi.org/10.5455/nutricia.v4i2.4825
Section
Articles
Author Biography

Wahyudi Widada, Universitas Muhammadiyah Jember

Program Studi Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Jember

References

DAFTAR PUSTAKA

Adam, L. (2019). Determinan Hipertensi Pada Lanjut Usia. Jambura Health and Sport Journal, 1(2), 82–89.

Aji, P. T., Rizkasari, E., & Pujiyanto, P. (2022). Pengaruh Terapi Guided Imagery terhadap Perubahan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi di Wilayah Puskesmas Jayengan Surakarta. ASJN (Aisyiyah Surakarta Journal of Nursing), 3(2), 69–75.

Arum, Y. T. G. (2019). Hipertensi pada Penduduk Usia Produktif (15-64 Tahun). Higeia Journal of Public Health Research and Development, 1(3), 84–94.

Christanto, E. Y., Zainaro, M. A., & Sandi, A. G. (2022). Efektivitas Guided Imagery and Music (Gim) terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Lansia dengan Hipertensi. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (Pkm), 5(9), 2978–2992.

Komang, N., Susanti, M., Ayubbana, S., Keperawatan, A., Wacana, D., & Kunci, K. (2022). Jurnal Cendikia Muda Volume 2 , Nomor 1 , Maret 2022

Lannasari, Kibtiah, Mariatuk, S., & Yuliza, E. (2023). Pengaruh Guided Imagery Relaxation Terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi. 1(3).

Lina, M., Kumalasari, F., Kusumawati, E., Andyarini, E. N., Hidayati, S., & Hidayati, S. (2020). Hubungan kadar kolesterol dengan hipertensi pada pegawai di fakultas psikologi dan kesehatan uin sunan ampel. 4(1), 10–15.

Marbun, W. S., & Hutapea, L. M. N. (2022). Penyuluhan Kesehatan pada Penderita Hipertensi Dewasa terhadap Tingkat Pengetahuan Hipertensi. Jurnal Keperawatan Silampari, 6(1),

Nuraeni, A., Studi, P., & Akper, D. K. (2020). Perbedaan Terapi Murottal dan Pemberian Air Kelapa Muda Dalam Menurunkan Tekanan Darah Pada Klien Hipertensi. 4(2), 63–79.

Riski Mulia Agustina, & Mulyeni, S. (2023). Pengaruh Musik Klasik Terhadap Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi di Klinik Ambalat Sesko Tni Bandung. Journal of Educational Innovation and Public Health, 2(1), 35–42.

Sari, N. (2020). Asuhan keperawatan pada pasien dengan hipertensi yang di rawat di rumah sakit.

Sari, P. E. (2022). Penerapan guide imageri untuk mengatasi nyeri akut pada pasien hipertensi (pp. 41 & 42). https://eprints.uwhs.ac.id/1641/1/Putri Erlina Sari.Pdf

Suciana, F., Agustina, N. W., & Zakiatul, M. (2020). Korelasi Lama Menderita Hipertensi Dengan Tingkat Kecemasan Penderita Hipertensi. Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama, 9(2), 146.

Wahyuniarti, N. (2023). Asuhan Keperawatan Nyeri Akut Pada Klien Hipertensi Di Desa Pekuncen Kecamatan Sempor. International Journal of Technology, 47(1), 100950.

Wulandari, G. D. (2020). Asuhan keperawatan nyeri akut pada pasien hipertensi di instalasi gawat darurat rsud banyumas. 1–14.

Yusuf, J., & Boy, E. (2023). Manifestasi Klinis pada Pasien Hipertensi Urgensi. Jurnal Implementa Husada, 4(1).

Adam, L. (2019). Determinan Hipertensi Pada Lanjut Usia. Jambura Health and Sport Journal, 1(2), 82–89.

Aji, P. T., Rizkasari, E., & Pujiyanto, P. (2022). Pengaruh Terapi Guided Imagery terhadap Perubahan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi di Wilayah Puskesmas Jayengan Surakarta. ASJN (Aisyiyah Surakarta Journal of Nursing), 3(2), 69–75.

Arum, Y. T. G. (2019). Hipertensi pada Penduduk Usia Produktif (15-64 Tahun). Higeia Journal of Public Health Research and Development, 1(3), 84–94.

Christanto, E. Y., Zainaro, M. A., & Sandi, A. G. (2022). Efektivitas Guided Imagery and Music (Gim) terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Lansia dengan Hipertensi. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (Pkm), 5(9), 2978–2992.

Komang, N., Susanti, M., Ayubbana, S., Keperawatan, A., Wacana, D., & Kunci, K. (2022). Jurnal Cendikia Muda Volume 2 , Nomor 1 , Maret 2022 Issn 2807-3649 Application Of Guided Imagery Relaxation Therapy On Blood Susanti , PenerapanTerapi Relaksasi … Pendahuluan Hipertensi adalah kondisi medis yang serius dan dapat meningkatkan risiko penya. 2.

Lannasari, Kibtiah, Mariatuk, S., & Yuliza, E. (2023). Pengaruh Guided Imagery Relaxation Terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi. 1(3).

Lina, M., Kumalasari, F., Kusumawati, E., Andyarini, E. N., Hidayati, S., & Hidayati, S. (2020). Hubungan kadar kolesterol dengan hipertensi pada pegawai di fakultas psikologi dan kesehatan uin sunan ampel. 4(1), 10–15.

Marbun, W. S., & Hutapea, L. M. N. (2022). Penyuluhan Kesehatan pada Penderita Hipertensi Dewasa terhadap Tingkat Pengetahuan Hipertensi. Jurnal Keperawatan Silampari, 6(1), 89–99.

Nuraeni, A., Studi, P., & Akper, D. K. (2020). Perbedaan Terapi Murottal dan Pemberian Air Kelapa Muda Dalam Menurunkan Tekanan Darah Pada Klien Hipertensi. 4(2), 63–79.

Riski Mulia Agustina, & Mulyeni, S. (2023). Pengaruh Musik Klasik Terhadap Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi di Klinik Ambalat sesko tni bandung. Journal of educational innovation and public health, 2(1), 35–42.

Sari, N. (2020). Asuhan keperawatan pada pasien dengan hipertensi yang di rawat di rumah sakit.

Sari, P. E. (2022). Penerapan guide imageri untuk mengatasi nyeri akut pada pasien hipertensi (pp. 41 & 42). https://eprints.uwhs.ac.id/1641/1/Putri Erlina Sari.Pdf

Suciana, F., Agustina, N. W., & Zakiatul, M. (2020). Korelasi Lama Menderita Hipertensi Dengan Tingkat Kecemasan Penderita Hipertensi. Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama, 9(2), 146. https://doi.org/10.31596/jcu.v9i2.595

Wahyuniarti, N. (2023). Asuhan Keperawatan Nyeri Akut Pada Klien Hipertensi Di Desa Pekuncen Kecamatan Sempor. International Journal of Technology, 47(1)

Wulandari, G. D. (2020). asuhan keperawatan nyeri akut pada pasien hipertensi di instalasi gawat darurat rsud banyumas. 1–14.

Yusuf, J., & Boy, E. (2023). Manifestasi Klinis pada Pasien Hipertensi Urgensi. Jurnal Implementa Husada, 4(1).