EFEKTIFITAS INTERVENSI PEMBERIAN KOMBINASI ACTIVE CYCLE OF BREATHING TECHNIQUE PADA PASIEN TUBERCULOSIS PARU TERHADAP PENINGKATAN SATURASI OKSIGEN DAN PERBAIKAN FREKUENSI NAPAS DI RPU4 RS AN-NISA
Main Article Content
Abstract
Latar belakang: Tuberkulosis adalah penyakit yang disebabkan oleh mycobacterium tuberculosis dan pada umumnya menyerang paru-paru manusia. Tuberkulosis ditularkan lewat swab pasien positif dan disebarkan melalui droplet yang dikeluarkan saat pasien batuk atau bersin. Bakteri di udara dapat terhirup oleh orang sehat dan menyebabkan infeksi (Mar'iyah & Zulkarnain, 2021). Tujuan: Untuk melakukan perencanaan keperawatan pada pasien Tuberculosis paru dengan Kombinasi Active Cycle Of Breathing Technique terhadap Peningkatan Saturasi Oksigen dan Frekuensi Napas. Metode: Metode yang digunakan adalah studi kasus menggunakan pendekatan proses asuhan keperawatan. Hasil: Selama 3 hari pemberian Kombinasi Active Cicle Of Breathing Technique dengan durasi waktu 15 menit mampu meningkatkan saturasi oksigen, memperbaiki frekuensi napas dan mengurangi sputum (dahak).
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
References
Cahyono, Y. N., & Yuniartika, W. (2020). Efektifitas Active Cycle Of Breathing Pada Keluhan Sesak Nafas Penderita Tuberkulosis. Seminar Nasional Keperawatan Universitas Muhammadiyah Surakarta, 179-182.
Endria, V., Yona, S., & Waluyo, A. (2022). Penerapan Active Cycle Of Breathing
Technique Untuk Mengatasi Masalah Bersihan Jalan Nafas Pada Pasien Tuberkulosis Paru Dengan Bronkietas : Studi Kasus. Journal Of Telenursing (Joting), 144-152.
Hasniati, Arianti, & Philip, W. (2018). Penerapan Metode Bayesian Network Model
Untuk Menghitung Probabilitas Penyakit Sesak Nafas Bayi. Jurti, 2(1), 62-71.
Jayani, D. H. (2021, 10 12). Databoks. Retrieved 3 26, 2022, From Data Stories:
Https://Databoks.Katadata.Co.Id/Datapublish/2021/10/12/PenderitaTuberkulosis-Terbanyak-Dari-Usia-Produktif-Pada-2020
Listiana, D., Keraman, B., & Yanto, A. (2020). Pengaruh Batuk Efektif Terhadap Pengeluaran Sputum Pada Pasien Tbc Di Wilayah Kerja Puskesmas Tes Kabupaten Lebong. Chmk Nursing Scientific Journal, 4(2), 220-227.
Mar'iyah, K., & Zulkarnain. (2021). Patofisiologi Penyakit Infeksi Tuberkulosis.
Journal Uin Alauddin Makassar, 88-92.
Naibaho, E. N., & Kabeakan, S. M. (2021). Pengaruh Terapi Active Cycle Of Breathing Technique (Acbt) Terhadap Frekuensi Pernafasan (Respiratory Rate) Pada Penderita Tuberkulosis Paru Di Rumah Sakit Umum Imelda Pekerja Indonesia Medan. Indonesian Trust Health Journal, 499-506.
Pratama, A. D. (2021). Efektivitas Active Cycle Of Breathing Technique (Acbt) Terhadap Peningkatan Kapasitas Fungsional Pada Pasien Bronkiektasis Post Tuberkulosis Paru. Jurnal Vokasi Indonesia, 65-71.
Rinarto, N. D., Setiadi, & Sari, N. A. (2021). Perbedaan Efektifitas Breathing Exercise Dan Batuk Efektif Terhadap Peningkatan Ekspansi Paru Penderita Tb Paru. Jurnal Ilmiah Keperawatan, 16(2), 144-151.
Widiastuti, L., & Siagian, Y. (2019). Pengaruh Batuk Efektif Terhadap Pengeluaran
Sputum Pada Pasien Tuberkulosis Di Puskesmas Kampung Bugis Tanjungpinang. Jurnal Keperawatan, 1069-1076