HUBUNGAN KEAKTIFAN SENAM PROLANIS DAN POLA MAKAN DENGAN PENURUNAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI PUSKESMAS KEDUNG II KABUPATEN JEPARA
Main Article Content
Abstract
Data World Health Organization (WHO) tahun 2021 menunjukkan sekitar 1,13 miliar orang di dunia menyandang hipertensi. Sementara di Kabupaten Jepara prevalensi hipertensi sebayak 15.715 (7,41%). Prevalensi hipertensi di Puskesmas Kedung II Kabupaten Jepara tahun 2022 sebanyak 1.676 orang, dengan rata-rata perbulan sebanyak 140 orang. Upaya untuk mengendalikan dan mengontrol tekanan darah pada lansia penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Kedung II Kabupaten Jepara, telah diadakannya kegiatan Prolanis (Program Pengelolaan Penyakit Kronis), pengaturan pola makan, cek tekanan darah, senam lansia dan edukasi/penyuluhan kesehatan. Tujuan: Mengetahui hubungan keaktifan senam prolanis dan pola makan dengan penurunan hipertensi pada lansia di Puskesmas Kedung II Kabupaten Jepara. Metode: Jenis penelitian analitik korelasional dengan pendekatan waktu cross sectional. Besar sampel 38 responden dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Instrumen yang digunakan kuesioner, checklist dan spigmomanometer. Analisis data uji statistik Spearman Rho. Hasil Penelitian : Sebagian besar responden cukup aktif mengikuti senam prolanis 3-4 kali selama 3 bulan terakhir yaitu sebanyak 14 orang (36,8%), pola makan responden adalah baik yaitu sebanyak 23 orang (60,5%), dan responden tidak mengalami penurunan / tetap tidak ada perubahan TD sistolik yaitu sebanyak 11 orang (28,9%). Simpulan : Ada hubungan keaktifan senam prolanis (p=0,000; nilai r 0,795), dan pola makan (p=0,000; nilai r -0,763), dengan penurunan hipertensi pada lansia di Puskesmas Kedung II Kabupaten Jepara..
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
References
Anggraini, A. D., Warren, A., Situmorang, E., Asputra, H., & Siahaan, S. S. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Hipertensi pada Pasien yang Berobat di Poliklinik Dewasa Puskesmas Bangkinang. Pekan Baru: University of Riau. (2016).
Arikunto, Suharsimi. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta : PT Adi Mahasatya. (2014).
Aronow, W. S. Hypertension Related Stroke Prevention in the Elderly. Current Hypertension, XV(6), 582-589. (2015).
Artiyaningrum, B. Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Hipertensi Tidak Terkendali pada Penderita yang Melakukan Pemeriksaan Rutin di Puskesmas Kedungmundu Kota Semarang. [Skripsi Ilmiah]. Semarang : Universitas Negeri Semarang. (2014).
Bawazeer, N. A. Prevalence and side effects of energy drink consumption among medical students at Umum Al-Qura University, Saudi Arabia. 1(3) : 104-8. (2013).
Bistara, Difran Nobel. Hubungan Pola Makan Dengan Kadar Gula darah pada Penderita Diabetes Mellitus. Jurnal kesehatan Vokasional Vol 3 No 1. (2018).
Calhoun, D. A., & Harding, S.M., Sleep and Hypertension. Journal Circulation.138.434-443. (2014).
Dewi. Hidup Bahagia dengan Hipertensi. Jogjakarta: A Plus Books. (2017).
Djunaedi, E., Yulianti, S., & Rinata, M. Hipertensi Kandas Berkat Herbal. Jakarta: FMedia. (2016).
Dinkes Prov Jateng. Buku Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2017. Semarang: Dinkes Prov Jateng. (2017).
Fitri, Annisa Aulia. Hubungan Kualitas Tidur terhadao Kejadian Hipertensi. Jakarta: Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah. (2013).
Ghozali. Aplikasi analisis Multivariate dengan Program SPSS. Badan Penerbit UNDIP , Semarang. (2014).
Gray, Lecture Notes Kardiologi edisi 6. Jakarta: Erlangga Medical Series. (2015).
Hidayat, A. A. Riset Keperawatan dan Teknik Penulisan Ilmiah (2nd ed.). Jakarta: Salemba Medika. (2014).
Ignatavicius, & Workman. (2015). Medical Surgical Nursing; Patient Centered Collaburative care for Collaburative Care (6th ed.). Missouri: Sounders Elseiver.
Irianto, K. Panduan Gizi Lengkap: Keluarga dan Olahragawan. Yogyakarta: CV. Andi Offset. (2016).
Khomsan A. Ekologi Masalah Gizi, pangan Dan Kemiskinan. Bandung: Alvabeta; (2016).
Lloyd- Jones, et al. Heart disease and stroke statistics update: a report from the American Heart Association. Circulation.;Vol 2 No 1 : 121-146. (2016).
Mahmudah, Solehatul. Hubungan Gaya Hidup dan Pola Makan Dengan Kejadian Hipertensi Pada Lansia di Kelurahan Sawanga Baru Kota Depok Tahun 2015. Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Pembangunan Nasional. (2015).
Malara, R.T. Hubungan Gaya Hidup dengan Kejadian Hipertensi di Puskesma Kolongan Kecamatan Kalawat Kabupaten Minahasa Utara. Unsrat ejournal Vol.2 No.1. (2014).
Martiani, Ayu. Faktor Risiko Hipertensi Ditinjau dari Kebiasaan Minum Kopi (Studi Kasus di Wilayah Kerja Puskesmas Ungaran pada Bulan Januari-Februari 2017). [Artikel Penelitian] Universitas Diponegoro Semarang. (2017).
Maryam, Siti. Gizi dalam Kesehatan Reproduksi. Jakarta Selatan : Penerbit Salemba Medika. (2014).)
Mboi, N. Panduan Peringatan Hari Kesehatan Sedunia. Jakarta. (2017).
Muchtadi, D. Komponen Fitokimia dalam Kopi. Laporan Kegiatan Diskusi Ilmiah Polifenol dan Kopi Serta Manfaatnya Bagi Kesehatan. Jakarta: Four Seasons Hotel, 9 Mei 2017. (2014).
Notoatmodjo, S. (2016). Metodologi Penelitian Kesehatan Ed.3. Jakarta: Rineka Cipta.
Nursalam. Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta : Salemba Medika. (2013).
Panggabean, E. Buku Pintar Kopi. Jakarta: PT Agro Media Pustaka hlm 124-132. (2016).
Prasadja, A. Ayo Bangun Dengan Bugar Karena Tidur Yang Benar. Jakarta : Penerbit Hikmah. (2015).
Puspitorini, Myra. Hipertensi : Cara Mudah Mengatasi Tekanan Darah Tinggi. Bantul : Images Press. (2014).
Rachmat, M. Bio Ajar Biostatistika : Aplikasi pada Penelitian Kesehatan. (M. Ester, Penyunt.) Jakarta: EGC. (2014).
Riskesdas. Riset Kesehatan Dasar: Laporan Nasional 2017. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan RI. (2018).
Riwidikdo, H. Statistik Kesehatan dan Aplikasi SPPS Dalam Prosedur Penelitian. Yogyakarta: Rohima Press. (2014).
Rochmah, S. Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Pada Status Anemia Remaja Putri di SMA N 13 Kota Tangerang Provinsi Banten Tahun 2013. Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia. (2014).
Roshifanni, Shofa. Pola Tidur yang Buruk Meningkatkan Risiko Hipertensi. JURNAL MKMI, Vol. 14 No. 3, September 2018. (2017).
Rudianto. Menaklukan Hipertensi dan Diabetes. Yogyakarta: Sakkhasukma. (2016).
Saryono & Setiawan. Metodologi dan Aplikasi. Yogyakarta: Mitra Cendikia Press. (2014).
Setiyo. Mengatasi Insomia Dengan Terapi Relaksasi. Universiras Muhammadiyah Surakarta, Vol 1 No 2. (2014).
Sheldon, S. Mayo Clinic HIPERTENSI Mengatasi Tekanan Darah Tinggi. New York: Mayo Clinic Health Information. (2014).
Sianturi, G. (2014). Kafein dan Minuman Kesehatan. Avaible from: http://www.gizinet.com. [accessed 16 Desember 2018]
Sulistyoningsih, Haryani. Gizi untuk Kesehatan Ibu dan Anak. Yogyakarta : Graha Ilmu. (2015).
Swarjana, I.K. Metodologi Penelitian Kesehatan (Edisi Revisi). Yogyakarta: ANDI. (2015).
Thomas. Akuntansi Dasar dan Aplikasi dalam Bisnis Versi IFRS. Jakarta: Indeks. (2014).
Triyanto, E. Pelayanan Keperawatan bagi Penderita Hipertensi secara Terpadu. Yogyakarta: Graha Ilmu. (2014).
WHO. A Global Brief on Hypertension : Silent Killer, Global Public Health Crisis. Geneva 27, Switzerland: WHO. (2016).
Widoyoko, Eko Putro. Teknik Penyusunan Instrumen Penelitian. Yogyakarta : Pustaka Pelajar. (2014).
Wijaya, Sony Ardhi. Hubungan Pola Makan Dengan Tingkat Kejadian Hipertensi Pada Lansia Di Dusun 14 Sungapan Tirtorahayu Galur Kulon Progo Yogyakarta. Skripsi. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ‘Aisyiyah Yogyakarta (2017).
William. Gynecology. Dallas, Texas: The McGraw-Hill Companies, Inc. pp. 495. (2015).
Yuni. Hubungan antara Kualitas Tidur Lansia dengan Tingkat Kekambuhan pada Pasien Hipertensi di Klinik Dhanang Husada Sukoharjo. STIK Kusuma Husada Surakarta. (2015).
Zhenzhen, H. G. Habitual Coffea Consumption and Risk of Hypertension: A Systematic Review and Meta-Analysis of Prospective Observational Studies. Am J Clin Nutr. (2015).