KONTRIBUSI GURU PENDIDIKAN AGAMA DALAM MENANAMKAN NILAI-NILAI MULTIKULTURAL (STUDI DI SD NEGERI 011 MELAYU BESAR ROHIL)

Main Article Content

Wildan Saputra
Yusefri

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi yang digunakan oleh guru pendidikan agama dalam menanamkan nilai-nilai multikultural kepada siswa di SD Negeri 011 Melayu Besar Rokan Hilir, serta mengevaluasi dampak dari penerapan strategi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen.  


Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru pendidikan agama di SD Negeri 011 Melayu Besar Rohil menerapkan berbagai strategi dalam menanamkan nilai-nilai multikultural, antara lain: mengintegrasikan nilai-nilai multikultural ke dalam kurikulum, menggunakan metode pembelajaran kolaboratif, mengadakan kegiatan ekstrakurikuler bertema multikultural, menerapkan pembelajaran kontekstual, memberikan teladan melalui sikap dan perilaku, mendorong diskusi kelas tentang isu-isu multikultural, dan berkolaborasi dengan orang tua dan komunitas.  


Penerapan strategi-strategi tersebut telah memberikan dampak positif yang signifikan terhadap perkembangan siswa. Siswa menunjukkan peningkatan dalam pemahaman dan apresiasi terhadap keberagaman agama dan budaya, sikap toleransi dan saling menghormati, kemampuan komunikasi dan interaksi, rasa percaya diri dan harga diri, kemampuan menyelesaikan konflik, serta kesadaran tentang pentingnya kerukunan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa guru pendidikan agama memiliki peran krusial dalam menanamkan nilai-nilai multikultural kepada siswa. Melalui strategi yang tepat dan komitmen yang kuat, guru dapat membantu siswa mengembangkan karakter yang toleran, inklusif, dan mampu hidup harmonis dalam keberagaman. Temuan ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan pendidikan agama yang lebih multikultural di Indonesia.

Article Details

How to Cite
Saputra, W., & Yusefri. (2024). KONTRIBUSI GURU PENDIDIKAN AGAMA DALAM MENANAMKAN NILAI-NILAI MULTIKULTURAL (STUDI DI SD NEGERI 011 MELAYU BESAR ROHIL). Sindoro: Cendikia Pendidikan, 6(5), 91–100. https://doi.org/10.9644/sindoro.v6i5.5539
Section
Articles

References

Abdiyah, L., & Arif, M. (2021). Filsafat Pendidikan Islam: Pendidikan Multikultural. Tarbawy : Jurnal Pendidikan Islam, 8(2), 24–31. https://doi.org/10.32923/tarbawy.v8i2.1827

Agustia, N. R., Salminawati, & Usiono. (2023). Pendidikan Multikultural Perfektif Filsafat Pendidikan Islam. At Turots : Jurnal Pendidikan Islam, 5(1), 774–784.

Angrosino, M. (2020). Doing Ethnographic and Observational Research (2nd ed.). London: SAGE Publications.

Bowen, G. A. (2009). Document Analysis as a Qualitative Research Method. Qualitative Research Journal, 9(2), 27-40.

Denzin, N. K. (2017). The Research Act: A Theoretical Introduction to Sociological Methods (4th ed.). Chicago: Aldine.

Flick, U. (2019). An Introduction to Qualitative Research (6th ed.). London: SAGE Publications.

Gibbs, G. R. (2018). Analyzing Qualitative Data (2nd ed.). London: SAGE Publications.

Hakim, L. (2019). Pendidikan Karakter Multikultural di Sekolah. Jurnal Pendidikan Karakter, 9(1), 57-68. https://doi.org/10.21831/jpk.v9i1.23345

Hasanah, U. (2021). Pendidikan Multikultural: Membangun Karakter Bangsa yang Inklusif. Jurnal Pendidikan Karakter, 10(1), 89-102.

Kvale, S. (2015). InterViews: Learning the Craft of Qualitative Research Interviewing (3rd ed.). London: SAGE Publications.

Lestari, S. (2020). Tantangan Implementasi Pendidikan Multikultural di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan, 11(2), 142-154.

Mujiburrahman. (2017). Kolaborasi Sekolah dan Masyarakat dalam Pendidikan Multikultural. Jurnal Pendidikan Masyarakat, 2(2), 80-89. https://doi.org/10.22219/jpm.v2i2.4567

Mulyasa, E. (2018). Pendekatan Kontekstual dalam Pendidikan Multikultural. Jurnal Pendidikan Multikultural, 4(1), 15-25.

Munjiat, S. M., Rifa’i, A., Jamali, J., & Fatimah, S. (2023). Progressivism of Multicultural Islamic Education. Munaddhomah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 4(3), 572–582. https://doi.org/10.31538/munaddhomah.v4i3.509

Murtadho, A. (2023). Peran Guru Agama dalam Meningkatkan Kesadaran Multikultural di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Islam, 15(1), 34-45.

Nata, A. (2003). Pendidikan Multikultural: Sebuah Panduan. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Nugroho, B. (2022). Kesenjangan Pemahaman dan Praktik Multikulturalisme di Sekolah Dasar. Jurnal Multikultural, 9(3), 56-67.

Prasetyo, D. (2021). Integrasi Nilai-Nilai Multikultural dalam Pendidikan Agama di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 13(1), 78-89.

Riyanto, S. (2022). Pendidikan Multikultural di Indonesia: Tantangan dan Peluang. Jurnal Kebangsaan, 7(2), 101-113.

Stake, R. E. (2005). The Art of Case Study Research. Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.

Surya, H. (2016). Penerapan Pendidikan Multikultural melalui Kegiatan Ekstrakurikuler. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 22(3), 174-185.

Suyanto, A. (2019). Pendidikan Multikultural dalam Perspektif Pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan Islam, 8(1), 23-34. https://doi.org/10.15575/jpi.v8i1.4225

Suyatno. (2014). Pembelajaran Kolaboratif dalam Konteks Pendidikan Multikultural. Jurnal Pendidikan Indonesia, 3(2), 49-57.

Widiastuti, A. (2020). Implementasi Pendidikan Multikultural di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 15(2), 45-56. https://doi.org/10.24832/jpnk.v15i2.7346

Zubaedi. (2011). Pendidikan Karakter: Pendekatan Teoretis dan Praktis di Sekolah. Jakarta: Kencana.