KAJIAN LITERATUR: STRATEGI DALAM UPAYA MITIGASI BENCANA BANJIR
Main Article Content
Abstract
Banjir adalah salah satu fenomena alam yang biasanya terjadi ketika curah hujan tinggi menyebabkan kelebihan udara dalam sistem yang tidak lagi dapat menampungnya. Banjir dapat menjadi ancaman serius bagi kehidupan masyarakat dan tentunya menjadi penyebab kerugian ekonomi dan sosial yang signifikan bagi masyarakat. Banjir berpengaruh terhadap perkembangan perkotaan maupun pada pedesaan yang telah berulang kali terjadi banjir besar. Terutama terkait dengan laju debit bendungan. Artikel ini ditulis bertujuan untuk mempelajari berbagai strategi dalam upaya mitigasi banjir untuk meminimalisir atau mengurangi risiko yang dapat terjadi ketika terdapat bencana banjir yang kemungkinan akan datang. Dalam artikel ini, penulis akan mengulas tujuh literatur yang relevan dengan judul penelitian. Literatur yang akan ditelaah dalam penelitian ini terindeks pada Scopus. Selanjutnya data yang diperlukan untuk penelitian ini berasal dari dokumen penelitian yang relevan, dan dikenal sebagai data sekunder. Dalam tujuh artikel tersebut, dibahas beberapa cara mitigasi struktur dan nonstruktur yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko dan dampak bencana banjir. Terdapat mitigasi struktur dan non struktur yang dapat dilakukan untuk meminimalkan dampak atau risiko dari bencana banjir yang dibahas pada tujuh artikel tersebut. Mitigasi struktur yang sudah dikelompokkan dari beberapa literatur yaitu seperti peningkatan tepian sungai ditambah 3,0 m dan pembangunan saluran buatan, Kemudian mitigasi non struktur yang sudah dikelompokkan seperti Sistem Peringatan Banjir (FWS), selanjutnya penerapan cutting-edge digital visualisation tools (CDVT) yakni sebuah teknologi visualisasi digital mutakhir yang diterapkan dalam manajemen risiko banjir perkotaan. Dengan adanya hasil analisis literatur terkait strategi dalam upaya mitigasi bencana banjir ini diharapkan dapat membantu untuk mengurangi atau meminimalisir dampak dan risiko bencana banjir di masa depan.