TRANSFORMASI SOSIAL DALAM KETIDAKPASTIAN WAKTU PERJALANAN TRANSJAKARTA : PERSPEKTIF SOSISOLOGI UNTUK PENINGKATKAN INTERAKSI DAN PENGALAMAN PENGGUNA
Main Article Content
Abstract
TransJakarta, sebagai sistem transportasi massal di Jakarta, mencerminkan dinamika sosial yang kompleks melalui lensa sosiologi. Fenomena headway yang tidak terjaga dengan baik, di mana interval waktu antar bus cenderung panjang, menciptakan situasi di mana setiap bus menjadi sarana yang sangat diandalkan. Dalam konteks ini, interaksi antar penumpang menjadi sangat signifikan. Keadaan ketidakpastian kedatangan bus menciptakan tekanan sosial yang termanifestasi dalam desakan fisik dan kompetisi untuk mendapatkan tempat duduk. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Systematic Literature Review atau dikenal dengan kajian pustaka. Pelaku sosial, sebagai pengguna TransJakarta, berada dalam dinamika ketidakpastian dan keterbatasan ruang yang menciptakan suasana kompetitif. Dalam kondisi ketidakpastian ini, muncul norma-norma sosial yang berkembang di antara penumpang, seperti perjuangan mendapatkan tempat duduk atau memasuki bus dengan cepat. Interaksi ini mencerminkan bagaimana struktur sosial yang tercipta oleh sistem transportasi dapat mempengaruhi perilaku dan hubungan antarindividu. Penting untuk diakui bahwa kondisi ini tidak hanya menciptakan tantangan fisik, tetapi juga mempengaruhi dinamika psikologis antar penumpang. Rasa frustasi dan ketidakpuasan dapat muncul akibat ketidakpastian waktu perjalanan dan tekanan sosial di dalam bus. Dalam mengatasi tantangan ini, pemahaman lebih dalam terhadap aspek sosiologis dalam interaksi antar penumpang dan pelaku sosial dalam konteks TransJakarta dapat menjadi dasar untuk perbaikan sistem yang lebih efisien dan berkelanjutan secara sosial.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.